SMAN Kalisat Gelar In House Training Selama Tiga Hari, Perkuat Kompetensi GTK Menuju Pendidikan Berkualitas
![]() |
| Sesi Foto Bersama dengan Kasi SMA Dindik Prov. Jatim Wilayah Jember, Bapak Sutenang Effendi, S.Pd.,M.Pd.dan Pengawas Bina bapak Ivan Univar T.A.,S.Pd.,M.M. |
Kalisat, 9 Juli 2026 – SMA Negeri Kalisat menyelenggarakan In House Training (IHT) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan tema "Optimalisasi Kompetensi GTK Menuju Peniht 3didikan Berkualitas". Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (9–11 Juli 2026), diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya meningkatkan kompetensi profesional, menyamakan persepsi, serta memperkuat implementasi berbagai kebijakan pendidikan pada tahun ajaran baru.
Hari pertama kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMAN Kalisat yang dipandu oleh M. Irfani Assyiddiqi, S.Pd. Selanjutnya, doa untuk memohon kelancaran dan keberkahan seluruh rangkaian kegiatan.
Kepala SMA Negeri Kalisat, Wibisono, S.Pd., M.M., kemudian memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan IHT. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, adaptif terhadap perubahan, serta berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Sesi pembukaan dan penyampaian kebijakan pendidikan disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Iwan Triyono, S.H., melalui Google Meet. Beliau mengikuti kegiatan secara daring karena sedang melaksanakan perjalanan dinas menuju Kabupaten Banyuwangi untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi. Meskipun disampaikan secara virtual, materi berlangsung interaktif dan memberikan berbagai arahan strategis mengenai arah kebijakan pendidikan serta peningkatan mutu layanan pendidikan di Jawa Timur.
![]() |
| Sesi Pembukaan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember Oleh Bapak Iwan Triyono, S.H., melalui Google Meet |
Selanjutnya, Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember, Sutenang Effendi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi mengenai Pengelolaan Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme aparatur pendidikan.
Setelah coffee break, kegiatan dilanjutkan dengan materi "Transformasi Pembelajaran Berkualitas untuk Membangun Lingkungan Sekolah yang Inklusif dan Menghargai Keberagaman" yang disampaikan oleh Pengawas Pembina, Ivan Unifar, T.A., S.Pd., M.M. Materi ini mengajak seluruh pendidik untuk membangun ekosistem pembelajaran yang aman, inklusif, menghargai keberagaman, serta berorientasi pada perkembangan potensi setiap peserta didik.
Pada sesi siang, peserta mengikuti kegiatan ice breaking yang dipandu oleh Bagus Imanda Kurniawan, S.Pd. sebelum melanjutkan materi mengenai Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang dipaparkan oleh Tim Kurikulum SMAN Kalisat. Sesi ini membahas penyelarasan perangkat pembelajaran, program sekolah, dan implementasi kurikulum pada Tahun Ajaran 2026/2027.
![]() |
| Komitmen Program Zero Plastic oleh GTK SMAN Kalisat dengan membawa tumbler sendiri dan kotak makan |
Rangkaian In House Training akan berlanjut pada Jumat, 10 Juli 2026, dengan berbagai materi pendukung yang bersifat implementatif. Peserta memperoleh penguatan mengenai program kokurikuler, pengelolaan bidang kesiswaan, serta implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang disampaikan oleh tim internal sekolah sesuai bidang keahlian masing-masing. Sebagai penutup, kegiatan IHT akan dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 11 Juli 2026. Sesi ini dimanfaatkan untuk pendalaman materi, penguatan implementasi hasil pelatihan, serta penyamaan persepsi terhadap berbagai kebijakan yang akan diterapkan selama Tahun Ajaran 2026/2027. Pelaksanaan secara daring memberikan fleksibilitas bagi seluruh peserta tanpa mengurangi substansi materi yang disampaikan.
Melalui penyelenggaraan In House Training selama tiga hari ini, SMA Negeri Kalisat menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya belajar bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Diharapkan hasil IHT mampu meningkatkan kompetensi profesional, memperkuat kolaborasi antarguru, serta menghasilkan pembelajaran yang lebih inovatif, inklusif, mendalam, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik sehingga mampu mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas di SMA Negeri Kalisat.



